softfood.net – Banyak orang memilih makanan rebusan dan kukusan sebagai bagian dari diet ketat. Metode ini menghindari makanan yang digoreng atau dipanggang dengan tambahan lemak. Mereka percaya makanan yang direbus atau dikukus mengandung kalori lebih rendah dan tetap mempertahankan kandungan nutrisi. Tren ini semakin populer di media sosial, terutama di kalangan mereka yang ingin menurunkan berat badan dengan cepat.
Kandungan Nutrisi Tetap Terjaga Lewat Proses Memasak Minimalis
Proses merebus dan mengukus tidak membutuhkan minyak tambahan. Metode ini menjaga vitamin dan mineral tetap utuh, terutama pada sayuran dan daging tanpa lemak. Dokter gizi dari Rumah Sakit Umum Jakarta, dr. Anita Wulandari, menekankan bahwa pengolahan sederhana membuat tubuh lebih mudah menyerap nutrisi esensial. Ia juga menegaskan bahwa makanan tanpa tambahan garam atau saus tinggi natrium mendukung fungsi ginjal dan jantung.
Manfaat Diet Rebusan dan Kukusan untuk Kesehatan Tubuh
Diet ini membantu menurunkan kadar kolesterol dan mengurangi risiko obesitas. Makanan rendah lemak menekan asupan kalori harian tanpa mengorbankan kebutuhan nutrisi tubuh. Dokter Anita menyebutkan bahwa pola makan ini bisa meningkatkan metabolisme, mengurangi peradangan, dan menjaga kadar gula darah tetap stabil. Ia menyarankan diet ini bagi penderita diabetes atau hipertensi dengan pengawasan ahli gizi.
Risiko Diet Monoton Jika Tidak Diatur dengan Baik
Meski terlihat sehat, diet ketat hanya dengan makanan rebusan dan kukusan bisa menyebabkan kekurangan nutrisi tertentu. Banyak orang yang menjalani pola makan ini tidak memperhatikan keseimbangan antara karbohidrat, protein, dan lemak sehat. Akibatnya, tubuh bisa mengalami kelelahan, gangguan hormon, hingga penurunan massa otot. Dr. Anita menyarankan variasi bahan makanan, seperti sumber protein dari tahu, tempe, ikan, dan sayuran berwarna-warni untuk mencegah kekurangan gizi.
Saran Dokter Gizi Sebelum Menjalani Diet Ketat
Dr. Anita tidak melarang diet rebusan dan kukusan, tetapi ia menekankan pentingnya konsultasi login medusa88 dengan ahli gizi terlebih dahulu. Setiap orang memiliki kebutuhan kalori dan nutrisi yang berbeda. Ia juga menambahkan bahwa diet sebaiknya tidak hanya fokus pada penurunan berat badan, melainkan juga memperhatikan keberlanjutan dan keseimbangan hidup sehat. Ia menganjurkan kombinasi antara pola makan sehat, aktivitas fisik teratur, dan manajemen stres untuk hasil optimal.
Diet Sehat Harus Cerdas dan Terencana
Makanan rebusan dan kukusan memang bisa membantu menurunkan berat badan, tetapi hasil terbaik datang dari pola makan yang seimbang dan gaya hidup aktif. Jangan mengikuti tren tanpa pemahaman yang benar. Tubuh membutuhkan asupan yang lengkap dan bervariasi untuk bekerja dengan optimal. Oleh karena itu, jalani diet dengan cerdas, bukan sekadar ikut-ikutan.